Salah satu tugas pokok seorang guru adalah menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau lebih mudah dikenal dengan sebutan RPP. Sehingga bisa dikatakan bahwa kemampuan dasar seorang guru salah satunya adalah kemampuannya dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang tepat.
Sesuai dengan Permendiknas nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan pembelajaran. Kegiatan inti ini merupakan proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar ( KD ). Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas, dan kemandirian sesuai bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Kegiatan ini dilakukan secara sistematik dan sistemik melalui proses EKSPLORASI-ELABORASI-KONFIRMASI yang disingkat menjadi EEK.
Apa dan bagaimana proses tersebut ?
Simak terus uraian di bawah ini, sampai Anda benar-benar mengerti dan memahaminya.
Sesuai dengan Permendiknas nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan pembelajaran. Kegiatan inti ini merupakan proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar ( KD ). Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas, dan kemandirian sesuai bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Kegiatan ini dilakukan secara sistematik dan sistemik melalui proses EKSPLORASI-ELABORASI-KONFIRMASI yang disingkat menjadi EEK.
Apa dan bagaimana proses tersebut ?
Simak terus uraian di bawah ini, sampai Anda benar-benar mengerti dan memahaminya.
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Kegiatan
Eksplorasi.
Dalam kegiatan eksplorasi, guru melakukan kegiatan berikut:
Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang
topik/tema Materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam
takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; Menggunakan beragam
pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
Memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta
didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
Melibatkan peserta
didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan Memfasilitasi
peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
Macam-macam alternatif kegiatan eksplorasi:
Membaca tentang, Mendengar tentang,
Berdiskusi tentang model (teks/ karya), Mengamati demonstrasi, Mengamati
simulasi kasus, Mengamati 2 perbandingan (yang salah dan yang benar), Mencoba
melakukan kegiatan trtentu, Membaca kasus (bedah kasus), Talk show,
Berwawancara dengan sumber tertentu (menggali informasi), Observasi terhadap
lingkungan, Mencoba melakukan kompetensi dengan kemampuan awalnya, Mencoba
bereksperimen, Bernyanyi (berkaitan dengan konsep yang akan dibahas) ataupun
Bermain (berkaitan dengan konsep yang akan dibahas)
Kegiatan Elaborasi.
Dalam
kegiatan elaborasi, guru melakukan hal-hal berikut.
Membiasakan peserta didik
membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain
untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis; Memberi
kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak
tanpa rasa takut; Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan
kolaboratif; Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk
meningkatkan prestasi belajar;
Memfasilitasi peserta didik membuat laporan
eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun
kelompok;
Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual
maupun kelompok; Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen,
festival, serta produk yang dihasilkan;
Memfasilitasi peserta didik melakukan
kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.
Macam-macam alternatif kegiatan elaborasi:
Diskusi/ mandiri, Mengidentifikasi
ciri, Menemukan konsep, Melakukan generalisasi, Mencari bagian-bagian,
Mendeskripsikan persamaan dan perbedaan, Memasukkan dalam kelompok yang mana
(memilah-milah), Membandingkan dengan dunia nyata atau pengetahuan yang telah
dimiliki (analisis beda dan persamaannya), Menganalisis mengapa terjadi begini/
begitu dari hasil eksperimen/ demonstrasi, Meramalkan apa yang akan terjadi
dari eksperimen, Mengidentifikasi mana yang beda/sama dengan model
bandingkan/kriteria dan mana yang lebih baik, Mengidentifikasi apa yang
salah/benar, mengapa salah/benar, Mengurutkan, Mengelompokkan,
Mengkombinasikan, Menyusun mana yang berhubungan dan mana yang tidak,
Menguhung-hubungkan (mencari model hubungan), Memasangkan contoh dan bukan
contoh (memanfaatkan model bandingan untuk elaborasi)
Kegiatan Konfirmasi.
Dalam kegiatan konfirmasi, guru melakukan kegiatan-kegaiatan berikut.
Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan,
isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
Memberikan
konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui
berbagai sumber, Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk
memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, Memfasilitasi peserta didik
untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar;
Berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta
didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Membantu menyelesaikan masalah; Memberi acuan agar peserta didik dapat
melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Memberi informasi untuk bereksplorasi
lebih jauh; Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
Macam-macam alternatif kegiatan konfirmasi:
Penyimpulan,
, Memberikan balikan apa yang dikerjakan peserta didik, Penjelasan mengapa
salah, Penjelasan mana yang benar dan yang salah, Meluruskan yang salah,
Menegaskan yang benar, Melanjutkan/ menambahkan yang kurang, Mengangkat kasus
yang salah dan yang benar - menjelaskan mengapa salah/benar, Menyimpulkan
konsep, kriteria , prinsip, cara mencapai yang lebih baik, contoh dan bukan
contoh, Memperluas contoh yang bebar dan yang salah, Menjelaskan bagaimana
seharusnya atau Menciptakan rubrik.
Demikian pedoman atau panduan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) yang harus dibuat oleh guru sebelum melaksanakan proses pembelajaran.
Semoga bermanfaat.
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Sesuai dengan
Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses
yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan
pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi
aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan
kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan
sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan
bagaimana proses tersebut?
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Copy and WIN : http://ow.ly/KfYkt
Tidak ada komentar:
Posting Komentar